<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Great Saviour</title>
	<atom:link href="http://thegreatsaviour.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com</link>
	<description>just a personal notes and dialogue to HIM</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Dec 2008 03:18:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='thegreatsaviour.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1a82b1c0ab0467982266eea132850333?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Great Saviour</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>UNTUK KALANGAN SENDIRI</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/12/26/untuk-kalangan-sendiri/</link>
		<comments>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/12/26/untuk-kalangan-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 03:18:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thegreatsaviour</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thegreatsaviour.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 08.12.2008 lalu anjing dan babi mengejek sapi dan kambing yang dijadikan korban. Giliran tanggal 25.12.08 kemarin mereka bertemu di surga, kambing dan sapi bilang : &#8221; Mending kami dipotong untuk dibagikan kepada banyak orang tapi kalian dipotong untuk kalangan sendiri &#8220;  Selamat Hari Natal 08 dengan semangat berbagi kasih untuk sesama &#8221; Dari Finish, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=19&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tanggal 08.12.2008 lalu anjing dan babi mengejek sapi dan kambing yang dijadikan korban. Giliran tanggal 25.12.08 kemarin mereka bertemu di surga, kambing dan sapi bilang : &#8221; Mending kami dipotong untuk dibagikan kepada banyak orang tapi kalian dipotong untuk kalangan sendiri &#8220;  Selamat Hari Natal 08 dengan semangat berbagi kasih untuk sesama &#8221; Dari Finish, Fenny, Edwin dan Rafael.</p>
<p>Demikian salah satu ucapan Selamat Natal yang paling saya anggap the best, yang dikirim oleh adik saya Finish di Nabire, Papua ; dari sekian banyak ucapan yang saya terima baik melalui sms dan e-mail. Ucapan diatas saya kutipkan bagi Anda karena mengandung pesan khusus dari sekedar kita tertawa saat membacanya.</p>
<p>Kita harus jujur kekristenan kita belum membumi untuk mampu memberikan jawaban bagi setiap permasalahan masyarakat dimana kita berada. Kita harus jujur kekristenan kita masih kita tempatkan di dalam lingkaran dalam atas nama alasan ekslusifitas yang sejatinya tidak pernah diperintahkan sekalipun oleh Bapa. Dengan kata lain kekristenan itu kental, pekat dan bau dengan jargon bernama : Untuk Kalangan Sendiri. Injil dimandulkan. Injil dipreteli kuasaNya. Injil dimarginalisasikan.</p>
<p>Sungguh saya penasaran sejak kapan kita akrab dengan jargon sialan di atas, saya pernah banyak bertanya pada para Hamba Tuhan dan tokoh-tokoh agama dan sebagian diantaranya para pejabat sinode. Kesimpulan yang saya dapat jargon timbul oleh sebab iklim yang tidak kondusif untuk gereja-gereja. Jargon itu digunakan sebagai pintu darurat dari segi hukum, kalau-kalau ada pihak yang menuntut. Itu kesimpulan pertama yang intinya dalam hal-hal tertentu masih dapat diterima. Kesimpulan kedua adalah bagi sebagian saudara seiman yang suka menyampaikan Firman Tuhan tanpa hikmat dengan menafikan realita kemajemukan, jargon ini dipakai sebagai pelampung penyelamat. Jadi kesimpulan akhir jargon Untuk Kalangan Sendiri pada awalnya lebih merupakan hal praktis dan jauh dari esensi pokok katakanlah hal-hal yang bersifat dogmatis.</p>
<p>Cuma gawatnya manakala jargon ini dihidupkan oleh ke-egoisandan persaingan kelompok antar denominasi, birokrasi organisasi, relatifitas pengungkungan kebebasan beragama dan sebagainya ; maka hampir sebagian besar kalangan kristen masih tetap mengibarkan jargon ini baik disadari maupun tidak disadari. Akibatnya jelas sekali seperti yang kita rasakan dan alami baik itu di gereja tempat kita beribadah, di persekutuan dan dimana-mana ; akibatnya kita merasa diri kitalah yang paling layak buat masuk surga. Oh, alangkah kejamnya orang-orang kristen !  Teriak Bpk. Daniel Alexander dalam khotbahnya di Malang pada minggu pertama bulan Desember ini.</p>
<p>Maka ketika tahun 2009 sudah diambang pintu. Tahun yang sarat tantangan dan bahkan beberapa diantaranya apa yang diistilahkan Krisis Global sudah terasa dampaknya di negara kita. Sesungguhnya inilah saat yang paling tepat untuk kita melakukan evaluasi, upaya revitalisasi dan reposisi makna kekristenan sejalan dan seturut dengan rencana Bapa. Dan ajaibnya, rencana Bapa senantiasa mengarah keluar, senantiasa bersifat inklusif dan selalu ditujukan kepada sesama.</p>
<p>Anda jangan berkhotbah, cukup lakukan tindakan kasih yang nyata bagi sesama yang belum mengenal Tuhan Yesus Kristus. Tambah Bpk. Pdt. Sudi Dharma melalui pesan Natalnya tanggal 25.12.2008 di GBI Diaspora, Malang. Kita kerap latah berkhotbah agar orang bertobat dan masuk kristen dengan diming-imingi bantuan materi. Kekristenan yang dibeli model seperti ini alangkah dangkal dan kurang ajar. Karena secara inheren kita sadar kekristenan itu bukan agama, bukan kelompok dan bukan identitas diri. Tapi lebih dalam lagi yaitu gaya hidup dan hubungan pribadi dengan Tuhan. Jika Bapa hidup di dalam diri kita, maka dengan sendirinya Injil dapat disampaikan. Soal mau tobat, mau kagak ; itu urusan Bapa dengan yang bersangkutan.</p>
<p>Mari kita kian memperkuat tekad untuk diwujudkan dalam tindakan nyata selama tahun 2009 kelak bagi sesama kita. Yakinilah Tuhan ada bersama mereka yang lapar, mereka yang miskin, mereka yang tersisihkan, mereka yang terbuang, mereka yang terpenjara dan mereka yang tidak pernah disentuh. Tuhan ada bersama mereka. Dan Tuhan tidak ada bersama Anda dan saya, jika kita mementingkan diri kita, meninggikan nama kita dan mempertinggi prestise kita. Oleh sebab itu tendang jauh-jauh jargon : Untuk Kalangan Sendiri.  Selamat Hari Natal 2008 bagi Anda &amp; Keluarga.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/thegreatsaviour.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/thegreatsaviour.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/thegreatsaviour.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/thegreatsaviour.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/thegreatsaviour.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/thegreatsaviour.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/thegreatsaviour.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/thegreatsaviour.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/thegreatsaviour.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/thegreatsaviour.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=19&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/12/26/untuk-kalangan-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d9f6ecd04f2f4f59e02a1467f87d8e1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">thegreatsaviour</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KETAKUTAN</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/05/12/ketakutan/</link>
		<comments>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/05/12/ketakutan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 08:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thegreatsaviour</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thegreatsaviour.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan membenci orang-orang penakut. Penakut yang bukan takut padaNya, melainkan penakut karena lebih takut pada iblis ketimbang Dirinya. Makanya ada Firman yang bilang takutilah Dia yang dapat menendang kita masuk ke dalam neraka. Mohon dibayangkan jika kita ditendang olehNya, itu artinya adalah bokong kita yang ditendang sebab bokong merupakan area ideal secara mekanika untuk membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=18&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tuhan membenci orang-orang penakut. Penakut yang bukan takut padaNya, melainkan penakut karena lebih takut pada iblis ketimbang Dirinya. Makanya ada Firman yang bilang takutilah Dia yang dapat menendang kita masuk ke dalam neraka. Mohon dibayangkan jika kita ditendang olehNya, itu artinya adalah bokong kita yang ditendang sebab bokong merupakan area ideal secara mekanika untuk membuat tubuh kita terlempar.</p>
<p>Sungguhkah orang kristen itu penakut ?  Dengan berat hati kita harus akui bahwa demikianlah adanya. Contoh dua hari ini saya dihujani sms tentang peluncuran satelit 666 ; maka untuk itu matikanlah HP anda antara tanggal 12 &#8211; 13.05.2008. Gawatnya, sms ini tampaknya dikirim oleh orang kristen karena komplit menggunakan kata-kata lazim seperti shalom, GBU dan dengan setumpuk kutipan ayat dari Kitab Wahyu. Dan yang bikin gregetan agar sms ini diforward pada saudara seiman dengan embel-embel kalimat : ingat 1 sms (maksudnya sms yang kita akan forward) menyelamatkan 1 jiwa. Saya balas pada teman saya yang mengirimkan sms gendheng ini : jika sms bisa menyelamatkan 1 jiwa, maka Tuhan Yesus Kristus tidak perlu datang ke dunia. Adik saya Finish Winarto malah dengan marah menulis sms pada saya ; jika kayak begitu, ngapain ikut Yesus bikin capek doang &#8230; Harap maklum ini gaya orang misi kalau bicara <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ketakutan memang mengerikan. Winston Churchill bilang bahwa yang dia takuti cuma ketakutan itu sendiri. Rasa takut menghancurkan diri kita. Tapi di dalam Tuhan Yesus Kristus tidak ada ketakutan, yang ada adalah damai sejahtera. Maka saya pun ingat pada tahun 70&#8242;an ketika semua orang kristen kena euphoria akhir jaman dan begitu pula saat ini ; tampaknya ada kecenderungan kita lebih ketar-ketir soal kapan jidat kita dicap 666 dan seterusnya. Kita jadi lalai mencermati tanda-tanda jaman dan bahkan kerinduan kedatanganNya yang kedua kali. Kalau toh ada yang mendingan adalah lebih bicara soal diangkat ke langitnya ketimbang menderita habis-habisan untuk mati secara gagah demi Dia. Intinya kita semua jadi tidak fokus kepada Sang Mempelai Laki-laki itu. Sebab kita lebih takut pada iblis ketimbang kepada Bapa. Dan itu strategi yang digunakan iblis agar kita masuk neraka.</p>
<p>Jadi sesungguhnya yang bikin gawat adalah sikap kita semua ; tanpa kita sadari kita menyebarkan ketakutan itu dengan sms yang kita pikir sebuah langkah rohani yang terpuji. Tapi apa yang kita lakukan justeru malah memperkuat dan memperluas cengkeraman rantai ketakutan itu sendiri. Rantai itu harus kita patahkan dengan cara delete dan tanpa harus kita forward pada siapa pun. Sekalian hemat pulsa dan kagak bikin dosa.</p>
<p>Tanamkanlah di dalam Dia ada damai sejahtera dan bukan ketakutan. Jadi jika kita ada di dalam Dia dan Dia ada di dalam kita ; mau berapa ratus orang rebah mati di kiri kita atau berapa ribu orang rebah di kanan kita ; kita tetap akan memuji-muji Dia. Itulah mengapa pagi ini saya jadi sedih dan sebel, ketika menerima telpon pada HP saya dari seorang saudara seiman yang menggunakan telpon kantornya  : lho koq dinyalakan sikh &#8230;.. </p>
<p> </p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/thegreatsaviour.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/thegreatsaviour.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/thegreatsaviour.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/thegreatsaviour.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/thegreatsaviour.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/thegreatsaviour.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=18&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/05/12/ketakutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d9f6ecd04f2f4f59e02a1467f87d8e1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">thegreatsaviour</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INILAH  MOMENTUM  YANG  PALING TEPAT</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/25/inilah-momentum-yang-tepat/</link>
		<comments>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/25/inilah-momentum-yang-tepat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 11:22:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thegreatsaviour</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thegreatsaviour.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Inilah momentum bagi kita semua untuk menyatakan kepedulian kita terhadap sesama. Ketika harga-harga terkerek tinggi dari soal bahan bakar sampai materi yang akan kita masak. Inilah momentum dimana kita tidak lagi cuma bicara soal kasih melainkan harus melakukan tindakan kasih. Momentum yang paling tepat untuk kita menyatakan identitas kekristenan kita.
Seperti juga yang kita pahami kekristenan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=17&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Inilah momentum bagi kita semua untuk menyatakan kepedulian kita terhadap sesama. Ketika harga-harga terkerek tinggi dari soal bahan bakar sampai materi yang akan kita masak. Inilah momentum dimana kita tidak lagi cuma bicara soal kasih melainkan harus melakukan tindakan kasih. Momentum yang paling tepat untuk kita menyatakan identitas kekristenan kita.</p>
<p>Seperti juga yang kita pahami kekristenan esensinya adalah hubungan pribadi denganNya. Kekristenan bukanlah semata agama yang menjurus kepada siapa yang paling benar. Karena lama sudah kita terima bahwa kebenaran memang sungguh tidak perlu dibela. Tapi tindakan kebenaran yaitu tindakan kasih itu sendiri harus wajib dilakukan oleh siapa pun dan bagi siapa pun tanpa memandang bulu.</p>
<p>Kita dicekoki oleh konsep berkat dengan cream berlipat ganda dan bonus yaitu hak kita untuk mengklaim dari empat penjuru angin plus dua arah yaitu atas dan bawah. Tapi Pria dari Nazareth itu mengajarkan bahwa pemberian yang terindah adalah dari keseluruhan yang kita miliki. Itu memang dalam arti kuantitas. Tapi begitu pula dalam arti kualitas, kita wajib memberikan seluruh yang terbaik yang ada dalam diri kita. Sebab itu adalah ibadah yang sesungguhnya karena Dia ada diantara mereka yang lapar, yang kedinginan, yang dipenjara, yang didera penyakit, yang terluka dan seterusnya.</p>
<p>Kini mestinya mata hati kita terbuka bahwa berkat itu sesungguhnya tercurah ketika kita memberi dan bukan sebaliknya jungkir balik berdoa lalu menerima baru memberi. Berkat bukan soal metodologis yang dikemas jadi semata Berkat Abraham sampai Doa Yabez dan setumpuk tetek-bengek istilah lain yang nan membuai. Berkat adalah juga soal urusan hati kita, hati yang diterangi oleh keakraban hubungan kita dengan Dia yang penuh kejujuran.</p>
<p>Maka manakala hubungan kita sedemikian intim denganNya, kita boleh memiliki keyakinan bahwa tanpa sempat timbul dalam hati dan diucapkan di mulut &#8211; Dia sudah mencurahkan berkatNya. Alias tanpa diminta. Jadi momentum saat ini amatlah tepat untuk kita mengoreksi diri, bagi Anda dan saya yang lebih sibuk meminta berkatNya tapi menganggur berat buat cuma sekedar peduli terhadap sesama kita yang amat membutuhkan.</p>
<p>Inilah saat-saat dimana masa sulit akan segera tiba. Masalahnya adalah apa yang akan kita lakukan bagi sesama kita, jika kita sendiri sudah diselamatkan di dalam Gosyen serta Petra yang dibuatNya ? Tegakah kita mengunyah santapan sementara di luar sana mereka yang juga adalah Dia dengan dinding lambung terluka sebab berhari-hari tidak ada santapan. Ataukah kita malah menurunkan tirai jendela ketimbang membuka pintu lebar-lebar buat mengundang mereka masuk buat bersantap bersama ?  Lantas jika seperti ini, kekristenan tak ubahnya cuma membentuk kita sebagai manusia-manusia egois yang kurang ajar. </p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/thegreatsaviour.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/thegreatsaviour.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/thegreatsaviour.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/thegreatsaviour.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/thegreatsaviour.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/thegreatsaviour.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=17&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/25/inilah-momentum-yang-tepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d9f6ecd04f2f4f59e02a1467f87d8e1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">thegreatsaviour</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANISNYA  MENUNGGU  SAAT  DAN  WAKTU TUHAN</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/15/manisnya-menunggu-saat-dan-waktu-tuhan/</link>
		<comments>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/15/manisnya-menunggu-saat-dan-waktu-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 14:45:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thegreatsaviour</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thegreatsaviour.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Menunggu bukan pekerjaan yang menyenangkan dan bikin nyaman. Menunggu lebih memiliki makna sebagai waktu antara dari kondisi pengharapan kontra kondisi pernyataan. Jika pernyataan sama dan melebihi pengharapan, maka kita bersuka cita. Tapi jika pernyataan di bawah pengharapan dan bahkan sama sekali tidak terjadi maka kita pun bersedih hati.
Tapi kini masalahnya adalah bagaimana jika menunggu itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=16&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Menunggu bukan pekerjaan yang menyenangkan dan bikin nyaman. Menunggu lebih memiliki makna sebagai waktu antara dari kondisi pengharapan kontra kondisi pernyataan. Jika pernyataan sama dan melebihi pengharapan, maka kita bersuka cita. Tapi jika pernyataan di bawah pengharapan dan bahkan sama sekali tidak terjadi maka kita pun bersedih hati.</p>
<p>Tapi kini masalahnya adalah bagaimana jika menunggu itu bukan cuma urusan sehari semalam tetapi bertahun-tahun. Kini pertanyaannya sanggupkah kita menunggu sekian lama ?  Secara manusia kita kagak bakalan sanggup. Dahulu atasan saya bener-bener gawat kehidupan pribadinya. Isterinya bilang pada saya bahwa ia mendoakan suaminya yaitu atasan saya tadi selama 16 tahun dan baru bertobat. Wanita luar biasa ini bilang lagi pada saya bahwa secara manusia dia sudah tidak sanggup, tapi karena Tuhan Yesus Kristus membuatnya sanggup bertahan untuk terus menerus mendoakan selama 16 tahun.</p>
<p>Jika Anda mendengar kata : 16 tahun, bisa jadi tidak berarti banyak baik bagi Anda mau pun bagi diri saya. Tapi mungkin akan bermakna jika kita mengkonversikannya dalam detik, yaitu : 16 x 360 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik = 497.664.000 detik. Bayangkan setiap detik isteri atasan saya itu menunggu sambil diisi dengan doa. Doa yang berisikan pengharapan agar sang suami kembali berpaling pada Tuhan.</p>
<p>Saya termasuk orang yang tidak sabar menunggu. Jadi kalau menunggu sehari semalam rasanya setahun. Akibatnya saya teramat sulit buat memahami untuk menunggu saat dan waktu Tuhan. Ada beberapa momen yang saya ingat dalam hidup saya untuk kerap protes sama Tuhan. Urusannya sepele memang gara-gara saya tidak bisa menunggu. Ego diri saya menutupi mata hati saya buat belajar bagaimana manisnya berada dalam proses menunggu saat dan waktu Tuhan.</p>
<p>Finish Winarto, adik saya bilang bahwa ia amat sangat menikmati manisnya menunggu saat dan waktu Tuhan. Ia benar sebab ketika saat dan waktu Tuhan itu tiba ; orang ini bisa melompat-lompat penuh sukacita. Sementara saya bilang : katro banget seh !  Tapi disitulah inti dari segalanya bahwa bukan terpenuhi atau tidaknya harapan kita (karena Tuhan sungguh tahu mana yang terbaik buat kita), melainkan kita tahu serta sadar bahwa Dia menjawab. Jadi dijawab saja sudah bikin seneng selangit. Apalagi harapan kita dipenuhi. Maka jika Anda tidak melompat-lompat sungguh kebangetan namanya.</p>
<p>Maka saya pun belajar untuk menunggu saat dan waktu Tuhan. Disamping ada janji Tuhan bahwa semuanya akan indah pada waktunya, akhir segalanya akan lebih baik daripada awalnya dan seterusnya. Kita manusia memang kerap kali maunya terburu-buru dan serba instant. Tuhan kita Tuhan yang mencintai proses. Hasil sudah pasti baik bagi kita. Tapi kini masalahnya apakah proses sungguh amat baik bagi kita ? Bukankah menunggu adalah juga prosesNya untuk membentuk karakter kita, untuk belajar berharap padaNya, guna menyiapkan kita pada tahap pertumbuhan selanjutnya dan banyak hal yang tidak kita pikirkan yang Tuhan ingin kita ubah agar kita berkenan padaNya. Itulah mengapa saya mau katakan pada Anda, marilah kita menikmati manisnya menunggu saat dan waktu Tuhan.</p>
<p> </p>
<p>Catatan  :  Tulisan diatas untuk hadiah ultah Finish Winarto</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/thegreatsaviour.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/thegreatsaviour.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/thegreatsaviour.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/thegreatsaviour.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/thegreatsaviour.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/thegreatsaviour.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=16&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/04/15/manisnya-menunggu-saat-dan-waktu-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d9f6ecd04f2f4f59e02a1467f87d8e1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">thegreatsaviour</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PELAYANAN SEJATI</title>
		<link>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/03/30/pelayanan-sejati/</link>
		<comments>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/03/30/pelayanan-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 14:14:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>thegreatsaviour</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/03/30/pelayanan-sejati/</guid>
		<description><![CDATA[Kekristenan pada saat ini sungguh diuji. Diuji untuk menunjukan jati diri dan kemaslahatannya bagi orang banyak secara lebih nyata yang bertumpu pada pengungkapan kasih Kristus dalam tindakan. Jangan lagi jadikan kekristenan cuma retorika dari atas mimbar, kekristenan mestinya tampil dan ada dalam ranah perbuatan, perbuatan yang berupa tindakan sebagaimana azas janji penyertaanNya bagi semua orang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=15&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kekristenan pada saat ini sungguh diuji. Diuji untuk menunjukan jati diri dan kemaslahatannya bagi orang banyak secara lebih nyata yang bertumpu pada pengungkapan kasih Kristus dalam tindakan. Jangan lagi jadikan kekristenan cuma retorika dari atas mimbar, kekristenan mestinya tampil dan ada dalam ranah perbuatan, perbuatan yang berupa tindakan sebagaimana azas janji penyertaanNya bagi semua orang, siapa pun mereka di dunia ini.</p>
<p>Lebih lanjut kekristenan juga tidak dapat lagi berkutat pada sikap ambigu antara istilah Untuk Kalangan Sendiri dan jebakan syiar agama yang dangkal ; kekristenan bukanlah cuma sekedar identitas dan angka statistik jumlah umat &#8211; kekristenan adalah lebih merupakan penataan ke dalam diri masing-masing pribadi umat. Dan baru ke luar sebagai pernyataan pribadi Tuhan Yesus Kristus melalui tindakan yang kita lakukan.</p>
<p>Segenap tindakan demi tindakan inilah yang akan berpusat pada kosa kata aktif : menghibur, membangun, menimbulkan harapan, mengayomi, melayani dan seterusnya. Sederet hal-hal luhur yang hanya mampu dilakukan oleh manusia yang telah dibebaskan sepenuh olehNya. Bebas dari kedirian dan kedagingannya yang bukan upaya manusia di dalam melakukan setumpuk perbuatan baik, melainkan karena belas kasihanNya yang ajaib yang membenarkan dan melayakan diri kita sebagai anak-anakNya.</p>
<p>Dengan demikian maka soal siapa yang paling benar bukanlah hal esensial dan signifikan dalam ranah kasih. Manusia memiliki kebebasan buat memilih dan menentukan. Itu bukan urusan kekristenan yang kerap latah menukar identitas dengan iming-iming materi. Sebab Bapa memiliki rencana yang indah bagi setiap orang. Bapa memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang. Siapa yang duluan, siapa yang belakangan ; jelas bukan urusan kita. Sebab Bapa pernah katakan siapa yang duluan jadi belakangan, siapa yang belakangan jadi duluan dan kalau mau duluan, kita kudu melayani yang lain dan bukan membiarkan diri kita dilayani. Jadi jelas tindakan menyatakan kasihNya secara nyata amat sangat ditekankan.</p>
<p>Saat ini yang terjadi adalah masturbasi rohani ; kita mempreservasi kemiskinan yang ada disekitar kita dengan menyentuh permukaannya saja melalui tindakan membagi-bagi makanan siap saji, baju layak pakai, pengobatan gratis dan semacamnya. Kita tidak melakukan hal-hal yang menukik lebih dalam seperti mengajarkan keterampilan, membuka lapangan kerja dan semacamnya. Akibatnya kemiskinan tetap ada di depan mata, maka masturbasi rohani tetap berlangsung terus menerus. Sehingga kita kerap kali akan menjadi terharu dan memuji namaNya ketika acara bagi-bagi makan siang gratis dilakukan rutin, sementara akar masalah tidak pernah tersentuh buat ditangani.</p>
<p>Itulah mengapa suatu perubahan konsep khususnya dalam pelayanan mesti dirombak dan diruntuhkan ; makna pelayanan harus dikembalikan pada akar sejatinya. Dan untuk mengetesnya adalah apakah kita akan tetap melayani seseorang sama baiknya kendati orang itu tidak mau menjadi kristen ?  Jika Anda bisa dan mampu menjawab bahwa Anda tetap melayaninya sebagaimana seharusnya, maka itu artinya Anda telah memiliki suatu konsep tentang pelayanan yang sejati yang sebenarnya bukanlah sebuah konsep baru, bahkan sudah dilakukan dua puluh abad lalu oleh seorang Pria dari Nazareth yang mati hina di atas salib dan bangkit setelah tiga hari dalam kubur dan naik ke Surga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/thegreatsaviour.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/thegreatsaviour.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/thegreatsaviour.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/thegreatsaviour.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/thegreatsaviour.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/thegreatsaviour.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=thegreatsaviour.wordpress.com&blog=3219445&post=15&subd=thegreatsaviour&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thegreatsaviour.wordpress.com/2008/03/30/pelayanan-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0d9f6ecd04f2f4f59e02a1467f87d8e1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">thegreatsaviour</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>